Skip to main content

Semua Tentang Lagu" Syukur" dari Sejarah, Pencipta hingga Lirik dan Notasi Angkanya

Semua Tentang Lagu" Syukur" dari Sejarah, Pencipta hingga Lirik dan Notasi Angkanya
myavitalia.com - Kata" syukur" merupakan sebuah ungkapan yang menyatakan sebuah penerimaan terhadap sesuatu dengan senang hati dari apa yang telah di terima.

Begitu pula sebuah lagu dengan judul" SYUKUR" yang merupakan sebuah lagu wajib nasional milik bangsa Indonesia juga merupakan sebuah lagu yang harus dihayati oleh bangsa Indonesia sebagai ungkapan rasa syukur atas segala karunia yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk bangsa yang sangat besar ini yaitu bangsa Indonesia.

Syukur atas Keberagaman suku, agama, bahasa, golongan adat istiadat dan keberagaman yang lainnya.

Dengan keberagaman yang ada, kita tidak terpecah melainkan berani untuk besatu untuk mebangun sebuah bangsa yang besar.

Kekuatan itu bahkan bisa membuat iri seluruh bangsa lain yang melihatnya. Sebuah toleransi yang besar akan kebersamaan, dan maju bersama dalam keberagaman.

Selain memiliki sebuah keberagaman tersebut sebagai salah satu kekayaan bangsa Indonesia, kita juga memiliki kekayaan alam bumi nusantara yang sungguh besar yang patut kita syukuri, dan kita kelula secara besama-sama dalam kesatuan yang rukun membangun bangsa.

Keberagaman yang begitu banyak namun bisa bersatu, kekayaan bumi Indonesia yang sungguh besar dapat kita nikmati dan manfaatkan untuk kesejahteraan bangsa ini. Itu seua dapat diperolah kaena kita sudah merdeka.

Merdeka, tak lain adalah hasil dari jerih payah jasa para pahlawan yang telah berjuang memerdekaan kita dari segala ketepurukan masa lalu, yaitu dari masa penjajahan yang begitu panjang.

Maka, Lagu Syukur ini secara khusus menjadi lagu wajib ntuk mengungkapan rasa syukur Karenna kita telah memiliki ribuan pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini demi tegaknya Indonesia jaya.

Dari itulah, Lagu syukur menjadi sebuah lagu yang sering dinyayikan dalam setiap upacara dan acara-acara khusus lainnya.



Siapa Pencipta Lagu "Syukur" ? dan bagai mana sejarahnya?

Melihat isi lagu, baik lirik dan maknanya yang ternyata dapat menanamkan sebuah rasa bersyukur terhadap bangsa dan negara yang telah tercipta ini, sebenarnya bagai mana lagu ini dapat tercipta ya?

Lagu "Syukur" ini tercipta dari pemikiran seorang komponis ternama yang sudah banyak menciptakan lagu kebangsaan lain seperti Dirgahayu Indonesia, Hari Merdeka, Hymne Siswa, Terima Kasih Kepada Pahlawanku dan Hymne Pramuka.

Juga lagu anak anak seperti Lagu Gembira, Mari Tepuk, Tepuk Tangan Silang-silang, Saat Berpisah, Jangan Putus Asa, serta Hymne Pramuka.

Beliau adalah Muhammad Husein bin Salim bin Ahmad al-Muthaha atau Husein Mutahar atau yang lebih akrab dipanggil H. Mutahar.

H. Mutahar lahir di Semarang, Jawa Tengah, pada tanggal 5 Agustus 1916.

Lagu Syukur, mulai digarap pada era penjajahan jepang, dan diperdengarkan pertama kali pada bulan Januari 1945.

Kedaaan yang terjadi pada masa penjajahan terhadap bangsa indonesia saat itu, membuat pencipta lagu syukur ini menangis batin. Ia merasa dan melihat bahwa penderitaan rakyat Indonesia saat itu sudah diluar ambang batas.

Keadaan nyata yang terlihat bahwa bangsa Indonesia yang memiliki kekayaana alam sendiri malah rakyatnya dijajah dan makan pun hanya seadanya, berpakaian seadanya.

Manusia hanya berpakaian karung goni, makan bongkol atau debok pisang, makan daun-daun kering dan masih banyak lagi peristiwa-peristiwa yang membuat hati semakin perih lainnya.

Karena optimisme beliau, maka terciptalah lagu Syukur ini. Beliau menciptakan sebuah lagu untuk mengungkapkan rasa syukurnya atas segala perjuangan para pahlawan yang dengan segenap hati bahkan rela mengorbankan nyawanya, dan dengan harapan dankeyakinan suatu saat nanti pasti rakyat Indonesia menemukan kembali kebebasan dan kemakmuran yang dimiliki yang diberikan oleh bumi Nusantara ini.

Dan Puji Syukur atas kemurahan Tuhan dan karena kegigihan bangsa ini, tidak berselang lama dari lagu itu dikumandangkan, tujuh bulan kemudian bangsa ini memerolah kemerekaan pada agustus 1945.  Maka berikutnya, sang komponis tersebut juga menciptakan lagu “ Hari Merdeka” sebagai rasa kegembiraan atas keoptimisan yang telah terwujud  akan hari kemerdekaan yang diraih.

H. Mutahar yang merupakan lulusan dari Fakultas Hukum UGM (1946-1947), selain sebagai seorang komponis lagu, juga ternyata memiliki sebuah karir dalan pekerjaannya yang memiliki peran besar terhadap Bangsa ini
• Tahun 1945 menjabat sebagai Sekretaris Panglima Angkatan Laut RI di Yogyakarta
• Tahun 1947 menjabat sebagai Pegawai tinggi Sekretariat Negara di Yogyakaya
• Tahun 1969-1973 menjadi Duta besar RI untuk Vatikan
• Dan pada tahun 1974 menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri

Juga Beliau aktif dalam organisasi berbau nasionalismedan kebangsaan,  seperti organisasi kepanduan
• Tokoh utama Pandu Rakyat Indonesia.
• Anggota Gerakan Pramuka
• Pendiri dan Pembina Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka)

Dari semua perjalanan hidup yang dilaluinya, akhirnya beliau pada 9 Juni 2004 lalu menutup usia pada usia 87 tahun di Jakarta karena penyakit tua yang di deritanya.

Sampai pada ujung usianya, telah banyak lagu yang diciptakannya yang diperkirakan sekitar 199 lagu, yang selanjutnya akan dikumpulkan dan dijadikan sebuah buku.

Lagu Syukur: Lirik beserta Partitur Not Angka Sederhana

Lagu Syukur secara penuh sebenarnya memiliki 3 bait, namun yang sudah sangat di hapal adalah pada baik pertama saja.

Nah secara lengkap berikut lirik lagu Syukur dam 3 bait penuh.

Bait 1
Dari yakinku teguh
Hati ikhlasku penuh
Akan karuniamu
Tanah air pusaka
Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan
KehadiratMu Tuhan

Bait 2
Dari yakinku teguh
Cinta ikhlasku penuh
Akan jasa usaha
Pahlawanku yang baka
Indonesia merdeka
Syukur aku hanjukkan
Ke bawah duli tuan

Bait 3
Dari yakinku teguh
Bakti ikhlasku penuh
Akan azas rukunmu
Pandu bangsa yang nyata
Indonesia merdeka
Syukur aku hanjukkan
Kehadapanmu tuan

Berikut gambar partitur Not Angka lagu Syukur, yang bisa digunakan untuk media  belajar not dan memainkan alat musik seperti pianika dan alat musik yang lain.

Notasi Angka ini saya tulis ulang menggunakan MS Word dengan kolaborasi Font Parnumation.




Untuk menyayikan lagu tersebut, akan sangat hikmat sebagai sebuah hymne jika dinyayikan dalam tempo Andante sustenuto yaitu dibawakan dengan sedang penuh perasaan pada kecepatan 80-108 bpm.

Untuk lebih pas dalampemilihan nadanya, sebaiknya dinyanyikan dalam nada dasar Do = Es, dan di bawakan dalam birama 4 / 4.

Itulah semua cerita dan informasi mengenai Lagu syukur yang dapat di bagikan. Semoga bermanfaat.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar